Mang YASDI DAN ULAR JOGET

Published 13 Juli 2012 by ilhamrefi

Selama ini belum ada yang mengetahui bahwa Mang Yasdi mempunyai suatu keistimewaan tersembunyi pada dirinya. Pria paruh baya yang memiliki ciri khas brewokan ini ternyata seorang “Pawang Ular”. Sehariannya ia bekerja sebagai operator Despatch Kernel atau operator pemasaran inti sawit disebuah perusahaan pabrik kelapa sawit swasta yang terletak di SOREK, Kabupaten Pelalawan Riau. Mang Yasdi sudah 23 tahun lebih bekerja sebagai operator pemasaran inti sawit di pabrik pengolahan kelapa sawit. Mang Yasdi dikenal oleh teman-temannya sebagai orang yang murah senyum dan tekun beribadah. Pengetahuannya tentang agama Islam sudah tidak diragukan lagi dikalangan sahabatnya.

Pagi itu kami melihat seekor ular berwarna hijau bergaris-garis hitam yang melingkar disalah satu tiang tempat parkir kendaraan. Kami memberitahukan tentang hal itu pada salah seorang karyawan kantor (sebut saja Dedi) yang kebetulan juga seorang penjinak ular lidi. Kami bermaksud agar Dedi dapat mengusir ular tersebut, namun ia menolak karena ia khawatir kalau-kalau ular yang berwarna hijau itu akan menggigitnya. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Mang Yasdi si Brewok datang menghampiri kami. Tanpa basa basi kami memberitahukan kepadanya tentang keberadaan ular itu. Melihat hal itu Mang Yasdi berkata kepada kami bahwa itu namanya ular pucuk dan cara mengusirnya adalah dengan menari dihadapan ular itu. Semula kami tak percaya dengan apa yang dilakukannya, Mang Yasdi menghampiri Ular yang sedang melingkar di tiang itu sambil membaca ”salam”. Ular itu langsung menjulur-julurkan lidahnya seolah menjawab salam Mang Yasdi. Mang Yasdi memulai atraksinya dengan menggerak-gerakkan tangannya sambil menari dihadapan ular itu. Ajaib… ular yang sedang melingkar itu langsung menggerakkan kepalanya mengikuti gerakan tarian Mang Yasdi. Perlahan-lahan ular itu turun sambil menari-nari bersama Mang Yasdi. Tak lama kemudian ular itu seolah berpamitan untuk pergi sambil menari meninggalkan Mang Yasdi. Kamipun merasa lega dan berdecak kagum pada Mang Yasdi atas tarian uniknya itu.

Sebelum Mang Yasdi pergi kami sempat bertanya kepada beliau tentang cara mengusir ular dan apa mantranya. Dengan rendah hati Mang Yasdi menyampaikan tata cara dan bacaan atau mantra untuk mengusir ular hijau itu katanya seperti ini…” Assalamualaikum Ya

(bersambung….)

Semoga bermanfaat

Salam DATUK

%d blogger menyukai ini: